PRODUK LOKAL DESA NILULAT ”(TENUN IKAT)”

Exif_JPEG_420
Proses pembuatan tenun ikat

Tenun ikat adalah produk unggulan suku Timor. yang memiliki motif-motif menarik dan mempunyai makna tersendiri.

Khususnya di Desa Nilulat,sampai saat ini,masih terus dikreasikan oleh para kaum Hawa,karna merupakan warisan Leluhur yang harus  dilestaikan dan dijaga sehingga tidak hilang/punah di era Globalisasi.

Motif-motif khas Nilulat melambangkan arti dari kesederhanaan dalam membangun dan merajut tali persaudaraan, yang dilambangkan dengan symbol ayam.(Fut Manu),yang berarti kesatuan yang dirajut oleh masyarakat,Ibarat seekor induk ayam yang merawat anak-anaknya.dan ada juga motif-motif lain seperti  ”(futu fula,dan sotis)”.

motif khas Nilulat (fut Manu)

Adapun tenunan ini dibagi menjadi dua Model yaitu ”(beti)”yang biasa digunakan oleh para kaum lelaki.sedangkan ”(tais)” biasa digunakan oleh kaum wanita.dan selendang (bet’ana) yang biasa di pakai pada upacara adat,upacara perkawinan dan hari raya Keagamaan.dan ada juga yang berupa kain yang akan diproduksi menjadi Baju/Gaun

Keragaman Motif-motif indah ini di produksi dari bahan-bahan alamia yang diambil dari pohon-pohon dan tumbuhan.yang menghasilkan kualitas dan warna yang menarik.yang menarik minat wisatawan baik domestik maupun asing yang berkunjung ke Desa Nilulat.

Proses pembuatanya juga membutuhkan waktu yang agak lama.dan dengan jiwa profesionalisme dan ketabahan yang dimiliki oleh kaum-kaum ibu dapat menyelesaikan  sebuah tenunan ini dalam kurun waktu dua minggu hingga sebulan.

Itulah keunikan khas Nilulat yang di gambarkan lewat motif-motif tenunan.dan bagi para wisatawan yang melancong ke wilayah Desa kami ini ,jangan lupa beli oleh-oleh/ cindera mata khas Nilulat.(tenun Ikat).dattuz

 

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan