BUDAYA BERTANI DENGAN SISTEM TEBAS BAKAR

KABAR NILULAT.sebagian masyarakat Desa Nilulat pada musim kemarau seperti ini sudah sangat sibuk mengurus kebun untuk menanti tibanya musim penghujan.diantaranya kebun-kebun yang sudah tidak dikerjakan selama tiga tahun kembali diolah dengan sistem tebas bakar.hal ini dikemukakan salah seorang petani asal Desa Nilulat,YOHANES NINO,sabtu (21 oktober 2017)di kebunnya,bahwa sistem pertanian seperti ini yang biasanya dilakukan oleh petani dalam pembuatan kebun baru.karna dengan sistem ini,hasil dari pertanian yang di tanam saat musim penghujan, hasilnya sangat memuaskan.dan cara bertani seperti ini sudah dilakukan turun temurun dari nenek moyang sampai anak cucu dan sudah menjadi tradisi orang Nilulat.mesklipun YOHANES NINO mempunyai kebun tetap yang di tanami tanaman umur panjang seperti sirih,pinang,kemiri,kopi,pisang,dll,tetap saja membuat kebun baru /tahun yang  sifatnya hanya sementara untuk menanam jagung dan padi ladang.dan salah satu harapan dari kami dengan adanya program pertanian yang masuk ke desa yanmg melalui instansi-instansi pemerintah terkait bisa membantu kami mendapatkan bibit/benih unggulan yang bisa dimanfaatkan dalam musim tanam yang akan datang ini,kata YOHANES NINO.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan