FGD 2017, Menguatkan Platform Tatakelola Desa Untuk Menciptakan Desa Terpadu dan Berkelanjutan

Kabar Nilulat, 30/9/2017 – Tim Assesor Desa Broadband 2017 dari PSP3-LPPM IPB (Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Pertanian Bogor yang bekerja sama dengan Kementrian KOMINFO, BP2DK  dan BP3TI. Melakukan  Kegiatan Focus Grroup Discussion (FGD) sekaligus menjaring perwakilan dari desa Nilulat untuk menjadi penyuluh Desa Broadband terpadu 2017. Adapun kegiatan tersebut diadakan di Aula Kantor Desa Nilulat, Kecamatan Bikomi Nilulat, Kab. TTU, NTT dengan diikuti oleh 15 peserta dari berbagai kalangan.

Kegaiatan FGD di aula Kantor Desa Nilulat

Yusup Maulana, sebagai Assessor dan Nara sumber dalam kegiatan tersebut mengatakan,  Kedatangan Tim assessment FGD 2017 ini dimaksudkan untuk meninjau dan mengkaji kemampuan desa-desa penerima program Desa Broadband Terpadu 2017 dalam memahami Platform Tatakelola Desa untuk menciptakan tatakelola desa yang terpadu dan berkelanjutan. Assessment ini dilakukan terhadap Profil (peta sosial) di 222 Komunitas Desa Broadband Terpadu di seluruh Indonesia pada tahun 2017.salah satunya adalah desa Nilulat Termasuk Sebagai Desa Broadband Terpadu.

Dalam kesempatan tersebut, Benediktus Lake, Kepala Desa Nilulat menyatakan, dirinya sangat mendukung program ini karena  dengan internet masyarakat desa bisa dengan mudah terhubung dengan siapa saja Serta Dapat belajar . Dirinya Berharap Semoga Pemerintah Daerah Kabupaten Timor Tengah Utara  Bisa men-support Para Pandu Desa (pengelola DBT) secara maksimal. (*)

About hendra 10 Articles
Staf Desa Pantai Bahagia, Kec. Muaragembong, Kab. Bekasi

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan