Mahasiswa KKN Undana 2017 Adakan Sosialisasi dan Pembuatan Pupuk Bokasi.

Nilulat News. Kesuburan tanaman tentunya menjadi harapan semua petani, oleh karena itu di semua tempat di NTT penggunaan pupuk kimia dengan berbagai merek tentunya menjadi salah satu cara dan solusi dalam menyuburkan tanaman.
Akan tetapi keterbelakangan ekonomi dan SDM kemudian menjadi penghambat bagi para petani untuk melakukan pemupukan pada tanaman pertaniannya. Seperti halnya di desa Nilulat. Oleh karena itu untuk menjawab persoalan ini, mahasiswa KKN Undana 2017 melakukan satu kegiatan yang tidak hanya menjawab persoalan ketiadaan pupuk tapi juga sebagai bahan pembelajaran bagi masyarakat melalui kegiatan sosialisasi dan aplikasi pembuatan pupuk bokasi.

foto: proses pembuatan bokasi di kelompok tani Tunmuni Bipilu

Pupuk bokasi merupakan pupuk yang dibuat dengan penggunaan atau pemanfaatan bahan-bahan alamia seperti dedaunan hijau, jerami dan kotoran hewan. Dalam sosialisasinya pemateri sekaligus pelaksana kegiatan Sdr. Live Saijan menjelaskan bahwa bahan-bahan alamia pembuatan pupuk bokasi ini kemudian dicampur dengan cairan EM4, air dan gula pasir. Lalu kemudian dicampur pada bahan-bahan alamia yang telah disiapkan. Kemudian disimpan di tempat yang teduh untuk mengalami proses dekomposisi atau proses penguraiaan. Pembuatan pupuk bokasi ini dilakukan pada hari selasa, 02 mey 2017 di kelompok tani Tunmuni Bipilu Nilulat.
foto: sosialisasi mengenai Pupuk bokasi dan pemanfaatannya

Pembuatan pupuk bokasi yang melibatkan Mahasiswa KKN Undana 2017 dan masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani Tunmuni Bipilu di sambut baik oleh masyarakat. Hal ini terlihat dari antusiasme masyarakat dalam mengikuti pelaksanaan kegiatan ini.
Kegiatan ini diharapkan mampu menjawab persoalan ketiadaan pupuk yang menghambat pertumbuhan tanaman para petani desa Nilulat.
By. Ar-q KKN 2017

About hendra 10 Articles
Staf Desa Pantai Bahagia, Kec. Muaragembong, Kab. Bekasi

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*