Kemiri Komoditas Unggulan Di Desa Nilulat

 

 

Jangan sesekali meninggalkan sejarah. Sepenggal pernyataan Seokarno, Presiden RI pertama sungguh melegenda dalam sanubari masyarakat Desa Nilulat.Sungguh mau dikata bahwa sejarah pernah tercipta di sini…, Nilulat kampung kecil nan indah Adalah Kemiri.

Niko Suni, mantan Camat Miomaffo Timur kala itu  merupakan sosok pencetus program bahwa Petani/Pekebun bukan hanya bekerja tapi juga seharusnya pensiun dari profesinya itu. Bertolak dari pernyataan tersebut, beliau menginstruksikan semua Kepala Desa se Kecamatan Miomaffo Timur waktu itu untuk bersama masyarakatnya menanam sekaligus menjadikan kemiri menjadi tanaman produksi daerah setempat, ungkap Mantan Kepala Desa Nilulat kala itu;  Petrus Bait Lake.

Sebagai tindak lanjut, Petrus Bait bersama masyarakat Desa Nilulat mulai melakukan kegiatan penanaman kemiri. Proses penanaman kemiri ini diwajibkan bagi seluruh masyarakat Desa Nilulat pada waktu masa kepemimpinannya minimal satu KK wajib menanam 50 anakan kemiri sehingga sekarang anak cucu kita sudah menikmati hasilnya.

Kemiri juga dapat membangun ekosistem hutan dan mengurangi dampak pemanasan global, penanaman pohon itu juga untuk membangun semangat menanam bukan menebang kepada masyarakat luas. Pohon-pohon itu kelak juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar dan menciptakan ketahanan energi bagi bangsa Indonesia.

Selain mengurangi dampak pemanasan global, hasil pengolahan buah kemiri ini juga memiliki banyak manfaat yang digunakan masyarakat Desa Niulat contohnya bumbu dapur,minyak pijat dan minyak rambut, katanya.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan